Bengkel Baik: Memudahkan Service Motor di Bengkel Umum

Minggu, Februari 02, 2020


Road trip ke Taman Nasional Baluran

Lama banget rasanya nyuekin teman setia perjalanan saya, si Honda Beat hitam ini. Motor yang nemenin saya road trip kali pertama ke Taman Nasional Baluran dan juga keliling Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Kebetulan banget, akhir bulan lalu ada satu aplikasi bengkel “online” karya teman-teman di Semarang yang baru aja launching. "Bengkel Baik" namanya. Jadi hari Jumat, saya melakukan booking online untuk melakukan servis motor di Bengkel Kijing untuk hari Sabtu lewat aplikasi Bengkel Baik.

Menjajal Aplikasi Bengkel Baik

Aplikasi ini semacam Go Food-nya Gojek. Ada beberapa merchant bengkel umum (bengkel non-resmi dari brand motor) yang menjadi mitra. Harapannya sih, dengan adanya si Bengkel Baik ini, bengkel-bengkel umum bisa bersaing dengan bengkel resmi dan punya standar pelayanan & kualitas yang sama dengan bengkel resmi.
Aplikasi Bengkel Baik
Di aplikasi Bengkel Baik, nggak cuman ada informasi lokasi bengkel merchant tapi juga lokasi tambal ban dan juga pom bensin Pertamini. Cukup membantu pas keadaan darurat seperti ban kendaraan bocor atau kehabisan BBM di tengah perjalanan. User juga bisa memperkirakan biaya servis dan penggantian sparepart karena informasi harga sudah tertera dengan jelas di aplikasi.

Aplikasi Bengkel Baik ini menurut saya cukup helpful, meski UI/UX-nya kurang user friendly. Harus pelan-pelan mengekspor satu per satu fitur yang ada untuk tau fungsinya. Pun, mungkin karena baru saja launching, masih cukup banyak bug yang saya temukan seperti tidak sinkronnya jam buka-tutup bengkel dengan informasi yang tertera di aplikasi, belum bisa melakukan reschedule booking, dan juga belum bisa melakukan pembatalan booking.

Saya kemudian menghubungi pihak bengkel melalui Whatsapp untuk memberikan info reschedule jadwal servis untuk hari Minggu dan melakukan booking ulang.

Salah satu merchant Bengkel Baik: Kijing Motor
Servis motor di Kijing Motor (Bengkel Baik)

Pengalaman Servis Motor di Bengkel Baik

Pas sampai di Kijing Motor, saya disambut ramah oleh pemiliknya. Karena sudah booking, jadi begitu sampai bengkel, motor saya segera ditangani. Montir Bengkel Kijing dengan sigap “membedah” Honda Beat saya dan mengecek setiap bagiannya. Saya memilih melakukan servis ringan dan ganti oli saja karena meski motor ini lama tidak di servis, tapi jarang digunakan juga.

Pengecekan mesin motor di Kijing Motor
Oh ya, motor saya standar tengahnya rusak. Sebelumnya, montir menawarkan memperbaiki standar tersebut, namun memang rusaknya parah dan harus dipanasi dengan alat las, pemilik bengkel menawarkan diri membawa motor saya ke bengkel las. Sayangnya, karena ini hari Minggu, bengkel las tutup, ia pun meminta saya datang kembali awal minggu depan untuk memperbaiki kerusakan ini.

Untuk biaya servis ringan dikenakan Rp 60.000,- dan ganti oli Rp 45.000,-. Jika dibandingkan dengan biaya servis dan ganti oli di bengkel resmi, harga ini nggak jauh beda. Dan karena saya mendapatkan voucher dari Bengkel Baik, jadilah hanya membayar Rp 80.000,- saja.

Kata pemilik bengkel, harga-harga yang ada di Bengkel Baik adalah harga standar, jadi mau service di merchant manapun, ya harganya nggak akan jauh beda. Lumayan banget nih, menghindari pelanggan dari “kentelan” bengkel nakal.

Btw, ruang tunggu servisnya masih ala kadarnya, bengkel umum. Namun masih nyaman karena bebas dari asap rokok. Sambil menunggu, iseng-iseng saya mencoba games yang ada di aplikasi. Kalau telaten, point yang didapatkan dari game ini bisa ditukar dengan berbagai macam voucher servis hingga potongan harga makan di Kopi Baik.

Yuk cobain servis motor di #BengkelBaik karena #SelaluAdaKebaikan dengan #OrangBaik.

You Might Also Like

0 comments