Cerita Perjalanan Didi Kempot Menjadi The Godfather of Broken Heart

Selasa, Januari 28, 2020

Foto: Flickr/Promo Music Indonesia

Setelah lebih dari dua dekade mengenal sosoknya, nama Didi Kempot kembali muncul membawa warna baru untuk dunia musik Indonesia. Dulu, penggemarnya berasal dari kalangan kaum tua—yang mengerti bahasa Jawa. Sekarang, justru anak muda millennial yang menggandrunginya. Didi Kempot yang belakangan mendapat julukan The Godfather of Broken Heart ini pun tak hanya dikenal di Indonesia saja, lagu-lagunya populer juga di luar negeri.

Kesuksesannya merupakan perjalanan panjang. Ratusan lagu yang ia ciptakan selama berkarir sekitar tiga puluh tahun belakangan ini membuahkan hasil. Tak hanya karena kerja keras, dukungan dari orang-orang yang berada disekeliling Sang Maestro menjadikannya besar seperti sekarang ini. Diantaranya Ranto Edi Gudel, sang Ayah—dan juga sang Kakak Mamiek Prakoso.

Darah Seni yang Mengalir dari Sang Ayah & Dukungan dari Sang Kakak

Ada pepatah bilang, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Mbah Ranto, begitu panggilan akrab Ayah Didi Kempot, merupakan seorang seniman ketoprak. Saat Mamiek dan Didi kecil, mereka kerap diajak Mbah Ranto bermain ke lokasi sang Ayah berlatih ketoprak. Dari deretan alat musik gamelan, Mamiek dan Didi memperhatikan sang Ayah berlatih.

Mereka juga sering diajak Mbah Ranto untuk menyaksikan pertunjukannya, melihatnya melawak, bermain musik, sampai menciptakan lagu. Jadi nggak heran ya, bakat seni dari Mbah Ranto akhirnya menurun ke Mamiek dan Didi. Ia juga memberi nasihat pada Didi dan Mamiek tentang dunia seni yang digelutinya.

Usia Mamiek dan Didi hanya terpaut lima tahun ini membuat keduanya menjadi sangat dekat. Keduanya bahkan dikhitan bersamaan. Mamiek punya sifat sangat peduli dengan orang, khususnya dengan Didi; adiknya. Saat sedang makan, tak jarang Mamiek mengalah dan memberikan lauk miliknya kepada Didi. Ia ingin Didi tumbuh menjadi sosok yang baik.

Kakak beradik ini tumbuh sebagai seniman, mengikuti jejak sang Ayah. Namun, meski sama-sama menjadi seniman, bidang yang mereka geluti berbeda. Memiek Prakoso menjadi pelawak di grup lawak Srimulat, sedangkan Didi Kempot menjadi seorang pencipta lagu sekaligus penyanyi.

Walau menggeluti bidang seni yang berbeda, keduanya saling mendukung satu sama lain. Misalnya saja, saat Mamiek menemani Didi bertemu dengan orang Suriname selepas ia melakukan pentas Srimulat. Dari pertemuan ini, Didi diundang untuk melakukan konser di Suriname, konser pertamanya di luar negeri. Seperti yang kita tahu, di Suriname banyak tinggal masyarakat Indonesia berdarah Jawa. Tentunya ini jadi pengalaman tak terlupakan untuk Didi dan juga Mamiek menghibur masyarakat Indonesia tapi di negara orang.

Selain menjadi sosok kakak sekaligus teman untuk Didi, Mamiek juga menjadi sosok sering memberikan kritik sekaligus penggemar berat Didi, bahkan hingga beranjak dewasa.

Mamiek juga kerap memberikan penilaian terhadap lagu-lagu yang diciptakan oleh Didi, salah satu lagu yang dinilai oleh Mamiek yaitu “Pantai Klayar” yang mengambil latar Pantai Klayar di Pacitan. Mamiek bilang, “Pantai Klayar” merupakan lagu bagus, ia pun memprediksi bahwa lagu ini akan terkenal. Dan benar saja, “Pantai Klayar” kini sangat dikenal masyarakat, khususnya para “Sobat Ambyar” yang rindu akan kekasihnya.

3 Agustus 2014 lalu, Mamiek Prakoso menghembuskan napas terakhir. Ia meninggalkan tiga istri dan juga lima anak. Sebelum meninggal, Mamiek memberikan pesan kepada Didi Kempot untuk terus berkarya dan juga meminta Didi mengawasi anak-anaknya.


Menjadi Brand Amsyarssador Shopee

Kepergian Mamiek tidak membuat Didi larut dalam kesedihan terlalu lama. Ia pun kembali berkarya. Puncaknya, tahun lalu karya-karya Didi Kempot kembali naik daun. Lagu-lagunya kembali digandrungi tak hanya kaum tua, tapi juga millennial. Pantai Klayar, Layang Kangen, Tanjung Mas Ninggal Janji, hingga Ambyar dinyanyikan oleh anak-anak muda yang pernah patah hati tentunya. The Godfather of Broken Heart pun disematkan sebagai julukan untuk Didi Kempot, Lord-nya patah hati.

Pada Desember 2019 lalu, Didi Kempot resmi menjadi brand ambyarssador Shopee Indonesia. Ia dianggap sebagai salah satu sosok yang menonjol dalam perkembangan musik tanah air di tahun 2019 lalu. Sebagai brand ambyarssador terbaru, Didi Kempot akan turut meramaikan kampanye diskon Shopee 2.2 Men Sale yang akan berlangsung selama bulan Januari hingga Februari 2020.

Nah, selain menawarkan promo diskon 50% dan gratis ongkir, ada pula promo spesial produk-produk pria seperti Shopee Super Brand Day, Fashion Pria Day, Pulsa, Tagihan & Tiket Day, dan masih banyak lagi.


Siap belanja?

You Might Also Like

1 comments

  1. Salam,

    Salam kenal, saya Kurniawan dari FatnerLink.
    Saat ini kami ada kebutuhan placement content dan saya lihat blog Anda terlihat bagus

    Jika tertarik bekerjasama dengan kami, mohon info rate (harga) per posting.


    Regard,KurniawanDigital Marketing
    Email : mkurniawangsk@gmail.com
    Call/WhatsApp : 0819 0507 8173

    BalasHapus