Berwakaf melalui Asuransi Brilliance Hasanah Maxima dari Sun Life Financial Indonesia

Kamis, Oktober 25, 2018

Asuransi Brilliance Hasanah Maxima Sun Life Financial Indonesia

Belakangan ini tuh, saya lagi demen banget buat belajar tentang perencanaan finansial. Mulai dari merapikan cash flow hingga investasi. Nah, ternyata kalau ngomongin perencanaan finansial itu nggak cukup pada benerin cash flow dan investasi aja. Asuransi sebagai perlindungan diri juga musti mulai dipikirin. Sedangkan dalam kondisi keluarga saya saat ini, badala lalala: belum terpikirkan!

Terus, kenapa sih tiba-tiba mulai kepikir buat mengatur keuangan? Ya, memang karena tuntutan usia dan kebutuhan hidup yang jelas berbeda antara saat masih single dan sudah berkeluarga. Makanya jadi terdorong untuk mulai merapikan cash flow, merencanakan investasi dan memberikan proteksi terhadap keluarga dengan tepat ~ sesuai dengan kondisi keuangan keluarga.

Nah, kalau minggu lalu sempat ngikuitin sesi benerin cash flow di Instagram Live Alodita dan ikut meetup blogger cari tahu tentang investasi reksa dana, awal pekan ini saya curi-curi waktu untuk ngulik lebih dalam perihal asuransi syariah. Bagaimana pun, kini saya mulai menyadari pentingnya asuransi sebagai proteksi diri dan keluarga di masa depan. Jadi, postingan ini bakalan sedikit panjang ya!

Asuransi Brilliance Hasanah Maxima Sun Life Financial Indonesia

Berwakaf melalui Asuransi Syariah.
Awalnya saya memang hanya ingin mencari tahu mengenai asuransi, tapi setelah ikut di acara meetup blogger bersama Sun Life Indonesia malah dapat insight baru tentang asuransi sekaligus berwakaf. Nah, gimana tuh?

Kali pertama mendengar kata wakaf, yang ada dalam bayangan saya ya semacam hibah (atau pemberian) yang diamanahkan kepada orang atau lembaga untuk dimanfaatkan guna kepentingan umum ataupun ibadah. Biasanya berbentuk tanah yang kemudian dibangun menjadi masjid, sekolah, atau pesantren. Selama ini arti wakaf yang saya tau sebatas itu saja. Nah, ternyata, wakaf punya arti yang lebih luas lho.

Berbeda dengan zakat, sedekah, dan infaq, wakaf juga punya aturan-aturan tersendiri. Tujuannya pun bukan hanya sekedar berbagi atau sebuah kewajiban, tapi lebih ke bagaimana harta yang kita wakafkan bisa memberikan manfaat dalam jangka panjang. Saya sendiri meyakinin bahwa dari wakaf yang kita berikan akan kembali menjadi amalan yang tidak putus meski kita sudah meninggal nantinya.

Terus, hubungan wakaf sama asuransi apa dong?

Jadi setelah menimbang beberapa hal, rencananya saya akan menggunakan asuransi syariah untuk dimasukkan ke dalam bab perencanaan finansial keluarga. Menurut saya, yang namanya asuransi itu rata-rata sama ya tujuannya sebagai proteksi, paling yang membedakan satu produk dengan produk lainnya ada di ketentuan polis, fitur, premi, dan nilai investasinya. Kalau asuransi syariah tentunya beda lagi di sisi pengelolaan dana yang sesuai dengan prinsip syariah. Syariah di sini universal ya, tidak terkait dengan agama atau keyakinan manapun.

Terus lagi nih, kebayang nggak kalau misal asuransi digabungkan dengan wakaf?

Tanpa sadar, selama ini saya berpikir jika ingin berwakaf harus punya harta berlimpah dulu. Karena seperti pengertian saya di awal, wakaf jumlahnya pasti besar, biasanya berupa tanah untuk dibangun menjadi. Padahal ya sebenernya enggak juga. Kita bisa berwakaf mulai dari Rp 50.000,- saja.

Karena kebutuhan masyarakat beranekaragam, lebih lagi ada manusia seperti saya yang maunya punya asurasi sekaligus sebagai jalan menanam amalan, Sun Life Financial Indonesia mengembangkan produk asuransi syariah untuk mengakomodir kebutuhan ini. Jadi selain punya asuransi, nasabah juga bisa sekalian menabung amalan dengan berwakaf. Wakaf sebagai fasilitas asuransi syariah ini telah didukung oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) ya!

Asuransi Brilliance Hasanah Maxima Sun Life Financial Indonesia

Asuransi Brilliance Hasanah Maxima: Wakaf Pasti, Kini, dan Nanti
Asuransi Brilliance Hasanah Maxima produknya, memberikan solusi perencanaan keuangan berupa asuransi kesehatan sekaligus media penyaluran wakaf nasabah. Asuransi ini punya beragam fitur, misalnya pemegang polis bisa melakukan pengobatan di luar negeri, penggantian rawat jalan seperti kanker dan cuci darah, juga penggantian biaya kamar biaya rawat intensif.

Menurut Norman Nugraha, Chief Agency Officer Syariah Sun LIfe Financial Syariah, tahun 2017 terhimpun dana wakaf sebanyak 400 miliar wakaf, padahal potensi wakaf sendiri mencapai 180 triliun. Makanya Sun Life berinisiatif mengakomodir kebutuhan ini dengan meluncurkan Asuransi Briliance Hasanah Maxima.

Oh ya, Sun Life sendiri bekerjasama dengan 174 lembaga penyalur dana wakaf yang tergabung di Badan Wakaf Indonesia, dan juga Dompet Dhuafa. Jadi nggak khawatir tentang penyaluran dana wakaf ini. Dengan Asuransi Brilliance Hasanah Maxima, nasabah bisa melakukan perencanaan keuangan pasti, kini, dan nanti.

Pasti
Pasti tanpa potongan. Pasti aman dengan tenaga pemasar tersertifikasi Waqf Advisor. Pasti penyaluran dan penggunaan dana wakaf.

Kini
Menyegerakan wakaf sedini mungkin dengan dana wakaf yang langsung disalurkan sejak pembayaran kontribusi pertama, sesuai periode pembayaran yang dipilih.

Nanti
Membantu melaksanakan wasiat berwakaf atas manfaat asuransi dan investasi ketika nasabah meninggal dunia.

Mudahnya begini ~ ketika kamu punya polis Asuransi Briliance Hasanah Maxima ini, kamu punya tiket untuk menikmati fasilitas berwakaf. Besaran dana wakaf sendiri bervariasi, bisa menggunakan maksimal 30% nilai manfaat investasi atau maksimal 45% dari nilai santunan asuransi. Lalu, kenapa tidak boleh semua dana kita diwakafkan? Tentunya supaya ketika pemegang polis meninggal dunia, manfaat asuransi dan santunan investasi akan dialihkan ke ahli warisnya.

Lalu, untuk pembayaran wakafnya sendiri bisa disetorkan setiap bulannya bersamaan ketika membayar premi asuransi. Mudah to?

Berwakaf melalui Asuransi Brilliance Hasanah Maxima dari Sun Life Financial Indonesia

Jadi gimana, tertarik untuk membuat perencanaan keuangan sekaligus berwakaf? Kalau iya, jangan lupa untuk selalu nggak ikut-ikutan ya, sesuaikan perencanaan keuangan ini dengan kondisi keuangan masing-masing.

You Might Also Like

5 comments

  1. Wakaf kopi boleh kak??

    Btw, suwun, tulisan yg sgt mencerahkan.

    BalasHapus
  2. Yang penting manfaat hidupnya utuk sesama ya mbak. insya Allah ibadah kita yang akan menjadi bekal utk akhirat kita

    BalasHapus
  3. Kalo dapat manfaat dobel seperti ini, kan jadi seneng ya. Bisa investasi, ikut asuransi dan bisa wakaf pula

    BalasHapus
  4. paling suka, fotonya cilikan iku, sok bahagia

    BalasHapus