Bermalam di Puri Asri Magelang

Jumat, Agustus 24, 2018


Magelang; kota kecil tapi asri ini sudah saya gadang-gadang bakal jadi kota pensiun saya nantinya sejak lima tahun lalu. Entah kenapa, setiap kali berada di Magelang tuh ya suasananya beda banget dengan ketika saya berada di kota lain. Mungkin karena masih banyak sawah di sini, atau mungkin juga karena nuansanya masih begitu pedesaan untuk wilayah pinggiran. Yang jelas, menelusuri sudut Magelang itu nggak ada bosannya!

Beberapa waktu lalu, saya berkunjung ke kota tertua kedua di Indonesia ini untuk mengikuti kegiatan 17-an bersama teman-teman blogger Semarang di Hotel Puri Asri sekaligus sekedar menghabiskan malam bersama keluarga.

Sejujurnya, saya baru tahu kalau Magelang punya hotel bintang lima (bergaya resort) se-cozy ini, saya pun nggak berekspektasi apa pun karena belum ada teman yang merekomendasikan staycation di sini. Mulai dari nggak punya ekspektasi apa-apa, saya pun mulai tertarik menelusuri Puri Asri ketika menginjakkan kaki di lobby hotelnya.

Nah, apa aja yang saya temui?

Hospitality!
Saya disambut ramah oleh staff Puri Asri ketika tiba. Kebetulan saya dan si kicik datang terpisah dengan Pak Kulkas, jadilah begitu sampai di lobby, kami langsung diantar ke kamar menggunakan shuttle milik hotel yang lucu. Tetiba saya ingat kalau shuttle yang saya tumpangi ini tuh mobil Carry yang biasanya digunakan sebagai mobil angkutan desa. Dengan sentuhan modifikasi, si mobil “angkudes” ini terlihat sangat berbeda dan asik ditumpangi untuk berkeliling resort.

Puri Asri memberikan fasilitas untuk semua tamunya berkeliling kawasan hotel yang punya pemandangan super asik ini. Terletak di tepi Sungai Progo dan konsep resort yang homey, membuat saya begitu menikmati suasana ala pedesaan modern di sini.

Oh ya, shuttle hotel bisa kamu panggil kapan aja untuk menjemput dari dan kembali lagi ke kamar atau kemana pun selama berada di area hotel. Shuttle ini sangat memanjakan kamu yang males jalan kaki walau cuman mau ke restoran. Tapi kalau lagi diet dan nyantai, saya sarankan pilih jalan kaki aja untuk berkeliling hotel. Selain bakal bakar kalori lebih banyak, kita lebih bisa menikmati setiap sudut keasrian Puri Asri (meskipun harus rela ngos-ngosan, karena kawasan area hotel berbukit-bukit naik turun).

Perfect Room
Jujur aja sih ya, saya baru beberapa kali menginap di hotel bintang lima. Puri Asri salah satunya. Haha! Makanya agak norak-norak nggak apa lah ya!

New Executive Room di hadapan saya petang itu. Sebelum membuka pintu kamar, mata saya yang jelalatan ini melirik satu piring buah yang terbungkus manis di teras kamar. Buah buat saya tuh sudah seperti berlian, compliment dari hotel ini langsung saya sikat!

Teras New Executive Room, Hotel Puri Asri.
Gilaks ya, semaleman pada begadang di sini hampir sampai pagi.
Terasnya cukup luas untuk bersepuluh orang!

New Executive Room, Hotel Puri Asri.
Fav spot di New Executive Room, Hotel Puri Asri.


Nah, New Executive Room yang saya tinggali semalam ini sangat luas ternyata. Lemari pakaian yang segaban-gaban itu dan toiletnya jadi favorit saya. Bahkan saya bisa main petak umpet sama si kicik di sini :p.

Meski standart room-nya bertipe twin bed, New Executive Room bisa disulap sekejap menjadi double bed. Pihak hotel akan menambahkan bed sisipan untuk bagian tengah bed dengan menggeser meja disamping kasur. Padahal satu kasur twin-nya aja bisa dipake tidur berdua orang, apalagi dijadiin double bed. Kebayang luasnya kayak apa?

Di pagi hari, saya disambut dengan suasana khas pedesaan, dari teras kamar bisa melihat Gunung Sumbing yang berkabut manja sambil ditemani kokok ayam jago. Nggak hanya itu, anak kicik bereksplorasi dengan burung merak yang sedari malam sudah mondar mandir di depan kamar kami. 

Selain New Executive Room, Puri Asri punya 12 Royal Suites dan 3 Royal Penthouse. Suka menyepi? Kalau iya, Royal Suites cocok banget buat kamu menginap. Royal Suites berada di komplek terpisah dari Executive Room, punya private swimming pool dan juga pekarangan yang hijau. Wis pasti mager nek sedino utuh turu neng kene, cak! Satu kamar Royal Suites berluas 86 m² (udah kayak rumah saya), bisa puas glundung-glundung juga lho..

Royal Suites Room, Hotel Puri Asri

Privat swimming pool punya Royal Suites Hotel Puri Asri.

Buat para pasangan yang akan dan baru saja menikah, Royal Penthouse bisa jadi alternatif yang musti dimasukin ke destinasi honeymoon kalian. Saya kebayangnya sih capek banget habis akad dan resepsi lalu melipir kemari, pastilah bisa leha-leha banget. Kebayang selownya bakal duduk berdua sama pasangan di gazebo sambil menghirup udara sore dan menatap senja. Duh, :”)

Royal Penthouse Room, Hotel Puri Asri

Outside of Royal Penthouse Room,Hotel Puri Asri

Kids Friendly
Karena sekarang sudah ada si anak kicik, jadilah standart kids friendly menjadi suatu keharusan dalam mencari penginapan. Nah, Puri Asri ini menurut saya sangat kids friendly. (Kecuali kawasannya yang berbukit naik turun, tapi ini sudah disiasati hotel dengan menyediakan shuttle ya!).

Area hotelnya sendiri sangat luas, area restorannya apalagi ya, nggak ada apa-apanya sama hotel-hotel di tengah kota yang sempit; kamar, dan tamannya juga. Si kicik pun hingga larut malam masih sigap glundungan di taman hotel. Bahkan dia menikmati moment jalan-jalan malam bersama teman-teman saya di bantaran Sungai Progo sambil hunting milkyway dan mengejar burung merak.

Anak-anak bisa pilih sendiri dimana mereka akan berenang,
ada dua kolam untuk anak-anak lengkap dengan air terjun a la - a la dan perosotan.

Wajah happy si kicik ketemu kolam berenang!

Swimming Pool Puri Asri Hotel, children area.

Mager di swimming pool sambil jagain si kicik. Tante-tantenya baik-baik, suka ajakin main :)

Swimming pool-nya luas banget, areanya aman untuk anak-anak karena lantai tidak licin.
Si kicik lari kesana kemari, gangguin Om Wahid dan juga Tante Isul & Tante Uzha.

Yang paling menarik, swimming pool-nya ada tiga. Kolam anak-anak dan dewasa dipisahkan, masing-masing kolam berukuran cukup besar. Lagi-lagi tidak seperti hotel-hotel pada umumnya yang hanya punya satu kolam untuk dewasa dan anak (sempit pula :p). Kicik saya demen banget berenang, pindah dari satu kolam ke kolam yang lain. Nggak mau mentas, sampai kita lupa makan siang karena kelar berenang sudah mepet waktu check out.

Oh ya, di swimming pool-nya ada jacuzzi yang bisa dipakai. Lumayan banget nih, habis berenang dingin-dingin, nyemplung santai sambil menikmati suasana Sungai Progo di bawahnya.

Anak kicik girang banget, bisa berendem air panas setelah berlama-lama ciblon di kolam renang.

Jacuzzi time!

Ada beberapa playground lain seperti bebek genjot (yang dicobain Tante Isul dan Tante Nuzha) dan juga permainan tradisional. Sayangnya saya dan Azfar belum sempat mencoba. Naik delman keliling hotel dan rafting khusus untuk anak-anak juga belum kami coba. Mungkin tandanya harus balik lagi ke sini lain waktu ya! :p

Nah, kalau anak-anak bisa bermain di playground, mamak-mamak dan bapak-bapak bisa menghabiskan waktu dengan spa, gym, dan bermain outbound serta rafting yang difasilitasi oleh tim Progo Rafting. Tapi kalau mau ikut berenang sambil nungguin si bocah keceh air, juga oke kok!

Bermain Gebuk Bantal. Sumpah ini paling epic, dan rame!
Seru banget walau nggak ikutan jadi peserta. Haha.

Rafting di Sungai Progo bersama Progo Rafting

Rafting di Sungai Progo bersama Progo Rafting

Kelezatan Kuliner
Hotel dengan 148 kamar ini punya banyak andalan kuliner yang menggoyang lidah. Menginap di sini nggak bikin mikir "habis ini makan apa? di mana?". Jika sore hari tadi teman-teman blogger diajak ber-high tea di Pringgondani Resto, malamnya saya bergabung dengan mereka di Apung Chinese Restaurant.

Pringgondani Resto
Seperti namanya, restoran ini menyediakan makanan dengan tema Chinese food. Saya sendiri hampir tidak pernah mencicipi Chinese food selain fu yung hai dan cap cay. Lidah saya terlalu njawani dan sulit sekali menerima rasa baru sekalin masakan a la Jawa yang kental akan bumbu rempah khas Indonesia.

Szechuan Soup

Duck Peking. Satu porsinya, Rp 350.000,- tapi rasanya Tuhaaaaaan!!
Endes sekali.. Si anak kicik suka banget!

Beef Cinto ~ bumbunya aduhai enaaaaak sekali.

Pandan Chicken. Fav saya juga nih! Ayam-nya lembut banget, dan aromanya khas Chinese food banget.

Namun kali ini, lidah saya manut-manut saja ketika mulut mengunyah sedikit demi sedikit szechuan soup. Meskipun rasanya agak "aneh" di mulut saya, tapi saya suka karena szechuan soup berasa asam. Suapan pertama szechuan soup, saya seperti makan kedondong dicampur mangga muda. Suapan berikutnya, barulah rasa sebenarnya terasa.

Esok paginya, karena terburu-buru mengikuti upacara bendera di Sungai Progo, saya hanya sempat menyantap sosis dan telur mata sapi di Pringgondani Resto. Padahal ya, melirik kesemua menu sarapan pagi itu bikin ngiler.  Haha! Sepertinya memang harus balik ke Puri Asri untuk menambal hal-hal yang belum sempat saya icip :p

#kodekeras.

Hotel Puri Asri Magelang
e : info@puriasrihotel.com

You Might Also Like

4 comments

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar :")