Impulsif Roadtrip ke Pantai Indrayanti & Pantai Sundak

Sabtu, November 10, 2012

Pantai Sundak
Pantai Indrayanti, Yogyakarta
Minggu lalu saya dan beberapa rekan geng Laskar Leda Lede memutuskan untuk melakukan perjalanan singkat ke pesisir pantai selatan Yogyakarta. Tujuan utama kami adalah sederetan pantai pasir putih yang memukau dan ombaknya yang dapat membawa kami larut dalam suasana kegembiraan di Kota Tepus, Yogyakarta. Pilihan kami, jatuh pada Pantai Indrayanti dan Pantai Sundak.

Kami berangkat dari Semarang pukul 09.00 WIB, dan sampai di Yogyakarta 4 jam setelahnya. Dilanjutkan perjalanan dari kota Yogyakarta ke Tepus sekitar 5 jam, yang seharusnya 2 - 3 jam saja. Selain karena memang kami leda lede dan banyak acara termasuk tambal ban dan nyasar, jalur yang kami lalui ternyata bukan jalur terpendek, karena kami salah memilih lokasi penunjuk jalan di mapsnya Google, :p

Pukul 18.30 kami sampai di pertigaan Pantai Drini, kemudian berhenti disebuah warung tambal ban, satu jam setengah jam setelahnya kami baru sampai di Pantai Indrayanti. Karena malam sudah larut, kamu memutuskan untuk bermalam. Tarif penginapan cukup mencekik untuk ukuran mahasiswa, seperti kami. Sekitar Rp 150.000 untuk sebuah kamar dengan sebuah kasur kapuk ukuran sedang di lantai, sebuah lampu 15 watt yang hanya nyala pada malam hari, tanpa colokan listrik tambahan didalamnya. Super sekali!


Suasana romantis untuk makan malam dapat dinikmati di Pantai Indrayanti, bibir pantai Indrayanti berada persis di depan Cafe Indrayanti, sambil menikmati makanan kita menikmati indahnya pantulan purnama pada air laut. Sayangnya makanan yang dijual relatif mahal untuk ukuran 'penggembel' seperti kami, dan terkesan biasa saja untuk harga yang relatif mahal tersebut. Sayang, nggak sempat foto.

Indrayanti, tidak cocok untuk dijadikan tempat untuk menanti sunrise. Kecewa saya, ketika sampai di bibir pantai ternyata matahari datang dari balik bukit di belakang pantai. :(( Overall, Pantai Indrayanti tampak sangat mempesona ketika matahari mulai menampakkan wajahnya. Sekitar pukul 07.30, deruan ombak dan hangatnya sinar matahari menambah nuansa romantisme disepanjang pantai dan cafe :)

Tepat pukul 08.00, kami beranjak menuju penginapan dan berpacking ria untuk melanjutkan perjalanan. Namun, hangatnya sinar matahari menarik kami untuk bermain air lagi di Pantai Sundak. Suasananya tidak jauh berbeda dengan Pantai Indrayanti, hanya cafe dan penginapan saja yang berbeda. Di Pantai Sundak, penginapan tidak jauh lebih bagus dibandingkan di Pantai Indrayanti, harganya pun relatif lebih murah. Namun, Pantai Sundak tidak kalah menariknya dengan Pantai Indrayanti. Deruan ombak, hamparan pasir putih, dan karangnya mantap! :)


Tepat pukul 09.00 kami memutuskan untuk berhenti bermain, karena mengejar waktu untuk menikmati indahnya Goa Pindul di Wonosari ^^

Berikut tips perjalanan 'nggembel' ala 3L,
  • Jauh hari persiapkan tujuan dengan tepat, dengan batuan Maps Google cari bantuan untuk membuat rute jalan terpendek
  • Persiapkan kendaraan dalam kondisi prima, jangan lupa untuk mengecek kunci bagasi motor barangkali ketika akan mengisi bensin, bagasi tidak bisa dibuka :p
  • Pakai jaket tebal dan sedia jas hujan meski cuaca cerah. Jas hujan dapat berfungsi sebagai jaket penahan angin saat malam hari
  • Siapkan tenda jika ada, usahakan untuk meminjam jika tidak punya. Menyewa penginapan memungkinkan kita mengeluarkan biaya lebih besar ketimbang menyewa tenda.
  • Bawa air minum dan camilan dari kota.
  • Pakai krim tahan sinar matahari, supaya kulit tidak terlalu hitam :D
Biaya,
  • Bensin Motor Semarang - Yogyakarta PP IDR 25.000,-
  • Penginapan Pantai Sundak IDR 150.000,- per kamar
  • Tambal ban IDR 10.000,- ( bocor 3 lubang )
Foto lain bisa di lihat dimari :)

You Might Also Like

0 comments