Cave Tubing Goa Pindul & Sungai Oya

Sabtu, November 10, 2012

Goa Pindul

Next destination, Gua Pindul dan Sungai Oya. Membaca referensi dari sana dan sini, membuat kami ingin datang mengunjugi gua ini. Setelah sebelumnya kami bermain air di Pantai Indrayanti dan Pantai Sundak, kami memutuskan untuk ke Gua Pindul dan melewatkan Air Terjun Sri Getuk & Kebun Binatang Gembira Loka. Namun keputusan kami tidaklah mengecewakan, ketika kita menghubungi Mas Haris ( CP resmi pengelola Goa Pindul ) kami sedikit kaget karena tim dari pengelola akan menjemput kami di Alun - Alun Kota Wonosari.

Penjemputan ini merupakan service yang berikan kepada pengunjung Gua Pindul, agar tidak kesasar. Memang bagi yang belum mempunyai rute perjalanannya, akan sedikit membingungkan karena banyak jalan bercabang dan lokasi wisata pun jaraknya cukup jauh dari lokasi penjemputan. :-bd Well, setelah kurang lebih 15 menit waktu yang dibutuhkan untuk sampai di Sekretariat Wirawisata Gua Pindul dari Alun - Alun Kota Wonosari. Jalan yang dilalui tidak sehalus yang ada di kota, jalan berlubang, berbatu dan sempit. Untuk itu berhati - hatilah :)

Begitu sampai dilokasi, kami langsung disuguhi dengan foto - foto gua. Dan saya baru tahu kalau wisata yang ditawarkan tidak hanya Gua Pindul saja, ada Tubing River Oyo dan Cave Tubing Sie Oyot. Kami segera melakukan registrasi pembayaran untuk 4 orang, dan menyewa jasa fotografer & kameranya untuk mengabadikan petualangan kecil ini. Kami memang tidak membawa kamera pocket, hanya kamera ponsel. Dan sangat beresiko membawanya dalam pengarungan, oleh karena itu kami memilih paket hemat sewa kamera & fotografernya sebesar IDR 150.000,- untuk pengarungan Gua Pindul dan Sungai Oyo B)

Sebelum memasuki gua, kami diharuskan menggunakan alat keselamatan yaitu ban pelampung, life vest, sepatu karet, dan head lamp dimana semuanya sudah disiapkan oleh pengelola. Selanjutnya, kami diberi pengarahan sebelum masuk goa.

Selama pengarungan, pemandu kami menjelaskan tentang banyak hal mengenai Gua Pindul. Mulai dari asal usulnya, keadaan goa yang sempat dijadikan penangkaran walet, binatang apa saja yang tinggal di dalam goa, kedalaman air, hingga stalaktit dan stalagmit yang menghiasi goa. Sangat menakjubkan! Sambai di bibir goa, kami diperbolehkan melompat kedalam air dari ketinggian kurang lebih 3 meter. Saat melompat, jantung saya seperti sudah jatuh terlebih dahulu =)) Menegangkan, sekaligus menyenangkan. :-bd

Wisata Goa Pindul

Selanjutnya adalah pengarungan Sungai Oya. Yang ada dalam bayangan saya adalah rafting. Habisnya di foto yang terpajang pada tempat registrasi terpampang boat kuning seperti yang dipakai rafting. Eh ternyata, pake ban :))

Pengarungan Sungai Oya sepanjang 2 Km dimulai. Bebatuan karst yang memagari pinggir sungai sangat unik menurut saya, bentuknya memang tidak teraktur. Tapi membentuk pola yang khas dan unik. Ditengah perjalanan terdapat air terjun versi mini, dari sini kita bisa naik dan terjun dari sungai yang mengalir di atas air terjun. Ketinggiannya kira - kira 5 meter. Saya? Minder untuk mencobanya, cuman Faisal saja yang berani =))



Pengarungan berlangsung kurang lebih 1.5 - 2 jam, yang lama itu fotonya! :)) Sampai di ujung, kami sudah dijemput mobil bak bukaan, seperti mobil pengangkut sayur yang saya tebengin ketika naik dan turun gunung ketika menuju track pendakian Gunung Ungaran beberapa tahun silam.. 10 Menit, dan kami kembali pada sekretariat Wirawisata! Disambut segelas jahe hangat yang sudah disediakan oleh pengelola. Yummmm.. Pengarungan yang sangat menyenangkan, dan mengesankan. Sayang, kurang lama =)) Next, semoga masih diberi kesempatan untuk kesana lagi, menjelajah Goa Oyot! :x

Kali ini saya memberikan tips pengarungan, ala saya nihh :p
  • Jangan lupa bawa baju ganti, karena baju akan basah kuyup setelah pengarungan
  • Kenakan sepatu karet yang disediakan pengelola, ketimbang harus menantang untuk berjalan tanpa sepatu. Saat jalan berkerikil, rasanya sakit :)
  • Siapkan kamera minimal pocket, dan gunakan jasa fotografer yang ada. Menyewa kamera dan fotografernya akan memakan biaya lebih besar. Tapi membawa kamera sendiri dan nekat menggunakannya tanpa bantuan fotografer akan membuat Anda tidak bisa bermain air dengan leluasa.
  • Yang terpenting, siapkan kondisi badan dalam kondisi yang baik. Supaya tidak flu nantinya karena seharian bermain air :)
Biaya yang saya dan teman - teman keluarkan kira - kira seperti dibawah ini,
  • Bensin Motor Semarang - Yogyakarta PP IDR 25.000,-
  • HTM Cave Tubing Goa Pindul : IDR 25.000,- / orang
  • HTM Tubing River Oyo IDR 35.000,- / orang untuk jarak 2 KM
  • Sewa Kamera dan jasa fotografer IDR 150.000,- ( PAHE Goa Pindul & Sungai Oyo )
  • Mie Goreng + Nasi IDR 25.000,- / 4 orang
Jadi, sudah kah kamu mencoba berpetualang ke Goa Pindul?

Sisa foto ada dilihat disini :)

You Might Also Like

0 comments